bg-wave bg-wave



×
logo
     
Back to articles

Meningkatkan Tirosin Pada Otak, Es Krim Jadi Mood Booster

20 November 2018
 Meningkatkan Tirosin Pada Otak, Es Krim Jadi Mood Booster

TRIBUNJAKARTA.COM - Rasanya tidak mungkin bila seseorang tidak menyukai es krim yang manis dan dingin. Es Krim ternyata dapat menghasilkan serangkaian respons fisik dan emosional pada sebagian besar orang. Pasti kamu pernah merasakan perasaan bahagia saat menghabiskan satu es krim.

Beberapa peneliti mengatakan, mood dapat dengan sendirinya meningkat dengan atau tanpa makanan, misalnya beberapa saat setelah kita merasakan amarah. Es krim dapat dikatakan sebagai pereda emosi, terutama bagi anak usia remaja, atau kamu yang seringkali moody.

Menurut Psikolog Ayoe Soetomo, dalam acara Peluncuran Joyday Ice Cream beberapa waktu lalu di Jakarta Selatan, usia remaja sangat rentan mengalami mood swing atau perubahan mood mendadak.

"Kalau berbicara mengenai mood anak remaja, perubahan fisik hormon tidak stabil kemudian perubahan peran sosial, mereka bukan anak kecil lagi tapi dibilang sudah dewasa juga belum sampai kesana, sehingga berpengaruh terhadap emosi dan itu sangat wajar terjadi," ungkap Ayoe.

Menurut Ayoe, bila ingin mencari kebahagiaan dan meningkatkan mood, carilah apa yang kita sukai.

"Kalau membahas bagaimana mencari happines atau kebahagiaan kemudian meningkatkan mood, memang level pertama mencari kenikmatan dan kenyamanan saat beraktivitas, itu salah satunya makan makanan yang kita suka atau aktivitas yang kita suka," tandasnya.

Saat mengonsumsi apa yang kita suka, misalnya es krim, bagian otak tertentu merespon emosi positif dengan sangat baik.

"Ada bagian otak yang bertanggung jawab terhadap emosi positif yang kemudian berpengaruh pada saat intake es krim, kemudian bagian otak itu kemudian bekerja dengan lebih aktif atau lebih baik," ungkapnya.

Berikut alasan mengapa es krim dapat meningkatkan mood, dikutip dari Livestrong. 

Tubuh jadi lebih berenergi
Es krim mengandung protein, yang terdiri dari asam amino. Asam amino yang kita dapatkan ketika makan es krim dapat mempengaruhi suasana hati. Es krim yang kaya protein meningkatkan kemungkinan kadar tirosin di otak. Tirosin adalah neurotransmitter yang meningkatkan kadar dopamin dan norepinefrin di dalam tubuh kita, menurut Franklin Institute. Hasilnya ialah kita lebih waspada dan lebih berenergi.

Memiliki efek menenangkan
Produk susu dalam es krim merupakan neurotransmitter: Pembawa pesan kimia yang sensitif yang hanya membutuhkan lingkungan yang tepat untuk memicu pelepasannya. Tryptophanadalah asam amino dalam produk susu yang mengarah ke suasana hati yang tenang dengan meningkatkan produksi serotonin, menurut University of Maryland Medical Center. Hal ini diketahui dapat membantu kita rileks dan tidur lebih baik.

Punya beragam nutrisi
Mengonsumsi es krim juga dapat memberikan manfaat lain bagi tubuh, lebih dari sekedar memperbaiki suasana hati. Es krim dapat menjadi sumber karbohidrat, protein, dan lemak yang dapat membantu proses sintesis energi.

Seperti yang dikutip dari situs Newsweek, sebuah penelitian yang dilakukan Yoshihiko Koga, seorang profesor dari Universitas Kyorin, Tokyo, membuktikan jika mengonsumsi makanan dingin seperti es krim sesaat setelah terbangun dapat memberikan stimulus pada otak menjadi lebih aktif, meningkatkan kewaspadaan, dan kapasitas mental.

Bagi kamu yang gemar es krim, manfaat-manfaat tersebut bisa diperoleh asalkan mengonsumsinya dengan bijaksana, alias dalam porsi yang sehat dan wajar.

Idealnya es krim dikonsumsi dalam porsi setengah cup atau dengan ukuran separuh bola baseball. Konsumsi juga dalam frekuensi yang wajar. (Nakita.id/Fadhila Afifah)


Share this article:

shadowyellow
shadowyellow
shadowyellow